Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Bupati Dompu Dampingi Wamen Fahri Hamzah Resmikan Penataan Kawasan Dorokarama II di Desa Soro

SINDO DOMPU– Bupati Dompu mendampingi Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Fahri Hamzah, meresmikan hasil kegiatan Dana Alokasi Khusus Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) Kawasan Dorokarama II Segmen I Tahun 2025 di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Senin (15/6/2026).


Peresmian yang berlangsung mulai pukul 08.30 WITA tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Dompu. Kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat secara simbolis, penandatanganan prasasti, serta peninjauan kawasan permukiman dan pesisir pantai yang telah ditata melalui program DAK PPKT.


Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat sekaligus mengurangi luasan kawasan kumuh di wilayah pesisir Kabupaten Dompu.


Dalam sambutannya, Bupati Dompu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, atas dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan program tersebut.


Menurut Bupati, penataan kawasan Dorokarama II telah membawa perubahan nyata bagi masyarakat Desa Soro melalui peningkatan kualitas lingkungan hunian yang lebih sehat, aman, dan layak huni.


"Program ini telah memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Dompu, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat," ujarnya.


Bupati menjelaskan, kawasan kumuh Dorokarama II memiliki luas sekitar 8,7 hektare. Hingga saat ini, penanganan melalui program DAK PPKT baru mencakup 2,28 hektare. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Dompu berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus berlanjut untuk menyelesaikan penataan kawasan yang masih tersisa.


Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Dompu telah mengikuti kompetisi Dana Alokasi Khusus Jangka Menengah (DAK JM) Tahun 2027–2029. Dari 169 kabupaten/kota yang mengikuti seleksi, hanya 54 daerah yang lolos ke tahap berikutnya, termasuk Kabupaten Dompu.


Selain menyampaikan harapan terhadap dukungan lanjutan pemerintah pusat, Bupati mengajak masyarakat Desa Soro untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Sementara itu, Wamen PKP Fahri Hamzah menekankan bahwa transformasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam pembangunan nasional. Ia mengapresiasi kemampuan masyarakat daerah dalam menata dan mengubah kawasan kumuh menjadi lingkungan yang lebih layak huni.


"Banyak talenta di pelosok desa yang memiliki kemampuan mendesain dan mentransformasi kawasan kumuh menjadi kawasan yang lebih baik. Mereka adalah potensi besar yang dimiliki daerah," kata Fahri.


Dalam arahannya, Fahri juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.


Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan manusia agar mampu menghasilkan masyarakat yang berdaya saing.


Selain itu, ia menegaskan bahwa pembangunan harus menjangkau seluruh wilayah, termasuk desa-desa. Salah satu langkah yang didorong pemerintah adalah pembentukan Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen pemerataan ekonomi masyarakat.


Pada kesempatan yang sama, Fahri menilai Kabupaten Dompu memiliki potensi besar untuk berkembang melalui sektor maritim dan pariwisata. Potensi wisata bahari, termasuk wisata hiu paus serta Pantai Lakey yang dikenal sebagai destinasi selancar, dinilai dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.


Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan media sosial secara positif sebagai sarana edukasi, promosi potensi daerah, dan penyebaran informasi yang bermanfaat.


Menurut Fahri, keberhasilan penataan Kawasan Dorokarama II menjadi salah satu indikator kebangkitan kawasan pesisir yang dapat mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.


Menutup arahannya, Fahri mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun laut demi menjaga keberlanjutan kawasan yang telah ditata.


Peresmian Kawasan Dorokarama II Segmen I menjadi tonggak penting dalam kolaborasi Pemerintah Kabupaten Dompu dan Pemerintah Pusat untuk mempercepat pengentasan kawasan kumuh, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mewujudkan pembangunan permukiman yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Setda Provinsi NTB Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Lalu M. Faozal, jajaran Forkopimda Kabupaten Dompu, pimpinan perangkat daerah, Camat Kempo, Kepala Desa Soro, serta unsur masyarakat setempat. (KS-YUN)

Posting Komentar

0 Komentar