Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Tiga Pekan Menjabat, Plt KCD Woja Tancap Gas Sukseskan Program Prioritas Bupati Bambang Firdaus

SINDO DOMPU - Memasuki tiga pekan masa tugasnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah Woja, Edy Mulyadi, S.Pd. langsung bergerak melakukan berbagai pembenahan di lingkungan kerja sekaligus memperkuat implementasi program prioritas Pemerintah Kabupaten Dompu yang dipimpin Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE bersama Wakil Bupati Syirajuddin, SH. Hal tersebut disampaikan Edy Mulyadi saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, Senin (03/08/2026) pagi.

Langkah tersebut diwujudkan melalui peningkatan disiplin aparatur, pembenahan sarana dan prasarana kantor, serta penguatan pelaksanaan program Dompu Mengaji yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Dompu dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

Menurut Edy Mulyadi, sejak menerima amanah sebagai Plt. KCD Woja, dirinya memulai pembenahan dari lingkungan internal kantor dengan memperbaiki fasilitas seperti pagar dan musala, sekaligus menerapkan apel pagi dan apel sore secara rutin untuk membangun budaya kerja yang disiplin dan profesional.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar di sekolah, tetapi juga oleh kedisiplinan dan kualitas pelayanan aparatur pendidikan. Karena itu, seluruh pegawai di lingkungan KCD Woja didorong bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing agar pelayanan kepada sekolah dan masyarakat semakin optimal.

Sebagai bentuk dukungan terhadap visi pembangunan daerah, Edy memastikan program Dompu Mengaji menjadi perhatian utama di wilayah kerjanya. Program tersebut diawali dari lingkungan KCD Woja sebelum diterapkan secara menyeluruh di sekolah-sekolah melalui pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan Dompu Mengaji akan didahului dengan asesmen kemampuan membaca Al-Qur'an terhadap seluruh peserta didik. Hasil pemetaan akan menjadi dasar dalam menentukan metode pembelajaran sesuai kemampuan masing-masing siswa, mulai dari kategori sudah lancar, sedang belajar, hingga yang belum mampu membaca Al-Qur'an.

Melalui pendekatan tersebut, diharapkan setiap lulusan sekolah dasar maupun menengah pertama memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik, sekaligus memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Selain itu, KCD Woja juga terus mendorong penerapan kurikulum muatan lokal yang sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Dompu. Program tersebut bertujuan menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah, memperkuat pendidikan karakter, mengembangkan keterampilan peserta didik, serta menghadirkan proses pembelajaran yang lebih bermakna melalui pendekatan deep learning.

Dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Edy memiliki visi menjadikan Kantor KCD Woja sebagai pusat kegiatan pendidikan, seni, dan olahraga. Aula kantor akan dimanfaatkan sebagai ruang berbagai kegiatan kreatif seperti lomba puisi, mural, pentas seni, hingga pembinaan siswa. Sementara lapangan yang tersedia akan dioptimalkan sebagai sarana olahraga dan pembinaan bakat peserta didik.

Selama menjalankan tugas, Edy mengaku mendapat sambutan positif dari para kepala sekolah, guru, dan organisasi profesi pendidikan seperti PGRI. Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi seluruh kepala sekolah untuk menyampaikan berbagai persoalan di lapangan sehingga dapat dicarikan solusi bersama.

Dalam menjalankan kepemimpinannya, Edy lebih memilih turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melihat kondisi riil dibanding hanya menerima laporan administratif. Menurutnya, pendekatan lapangan akan mempermudah pemerintah dalam mengambil langkah yang tepat sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

Ia juga menerapkan pola pembinaan yang bersifat persuasif. Guru maupun kepala sekolah yang menghadapi kendala atau dinilai belum maksimal dalam menjalankan tugas akan diberikan pembinaan, arahan, dan motivasi agar mampu meningkatkan kinerja, bukan semata-mata dikenakan sanksi.

Edy berharap seluruh tenaga pendidik dapat mengubah pola pikir dari sekadar menjalankan kewajiban administratif menjadi pelayan masyarakat yang memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Melalui penguatan disiplin, peningkatan profesionalisme guru, serta implementasi berbagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Dompu, KCD Woja optimistis mampu mendukung terwujudnya visi pembangunan pendidikan yang diusung Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, yakni menciptakan generasi Dompu yang cerdas, religius, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(KS-BEDO)

Posting Komentar

0 Komentar