SINDO DOMPU - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 masih terasa di lingkungan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Dompu. Sekolah tersebut menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan siswa-siswi sebagai bagian dari rangkaian perayaan momentum kemerdekaan di lingkungan sekolah.
Beragam perlombaan digelar dengan suasana penuh keceriaan, di antaranya tarik tambang, makan kerupuk, lari karung, serta sejumlah permainan lainnya. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana hiburan bagi para siswa agar dapat merasakan kemeriahan peringatan 17 Agustus bersama teman-teman, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah.
Kepala SLB Negeri 1 Dompu, Muhammad Yamin, S.Pd., mengatakan kegiatan perlombaan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, kegiatan sederhana di lingkungan sekolah memiliki makna penting karena memberikan ruang bagi siswa untuk menikmati suasana kemerdekaan dengan penuh kegembiraan.
"Alhamdulillah, kegiatan seperti ini rutin kami laksanakan setiap tahun pada momentum 17 Agustus. Kami ingin menggelorakan semangat juang para pahlawan nasional dan memberikan hiburan kepada siswa-siswi agar mereka juga dapat merasakan suasana perayaan kemerdekaan," ujar Muhammad Yamin.
Ia menjelaskan, pelaksanaan berbagai lomba disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan siswa. Dengan demikian, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara aman, menyenangkan, dan penuh kebersamaan. Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama ketika mengikuti perlombaan yang membutuhkan kekompakan dan keberanian.
Tidak hanya mengejar kemenangan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan nilai kebersamaan, sportivitas, percaya diri, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang berhasil meraih juara, pihak sekolah juga memberikan hadiah kepada para pemenang dari setiap perlombaan. Hadiah tersebut berupa piala dan bingkisan. Pemberian penghargaan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sekolah.
"Alhamdulillah, bagi siswa yang menjadi juara pada setiap perlombaan, kami memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Ada piala dan bingkisan untuk para pemenang," kata Muhammad Yamin.
Di tengah pelaksanaan kegiatan peringatan kemerdekaan, SLB Negeri 1 Dompu juga tengah menghadapi agenda penting lainnya, yakni persiapan akreditasi sekolah. Muhammad Yamin menyampaikan bahwa seluruh jajaran sekolah saat ini turut memberikan perhatian terhadap berbagai kebutuhan yang harus dipersiapkan untuk menghadapi proses akreditasi tersebut.
Menurutnya, para guru dan seluruh unsur sekolah sedang fokus mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan agar proses akreditasi dapat berjalan dengan baik. Persiapan dilakukan secara bersama-sama dengan tetap menjaga pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan aktivitas sekolah lainnya.
"Alhamdulillah, minggu ini sekolah juga mendapatkan agenda akreditasi. Kami sedang menghadapi dan mempersiapkan akreditasi sekolah, sehingga semua kebutuhan yang diperlukan kami persiapkan. Semua guru dan pihak sekolah fokus pada persiapan tersebut," jelasnya.
Selain persiapan akreditasi, SLB Negeri 1 Dompu juga mencatat sejumlah capaian dalam beberapa tahun terakhir. Sekolah tersebut disebut telah memperoleh pengakuan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu sekolah yang memiliki kinerja baik dalam penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di SLB Negeri 1 Dompu. Kepala sekolah menilai keberhasilan sekolah bukan semata-mata hasil kerja seorang pimpinan, melainkan buah dari kerja bersama para guru dan seluruh warga sekolah yang terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada siswa.
SLB Negeri 1 Dompu juga masuk dalam kategori Sekolah Penggerak, salah satu program yang dipilih oleh pemerintah pusat berdasarkan berbagai aspek kinerja sekolah. Status tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk terus melakukan pengembangan dan meningkatkan kualitas pendidikan serta pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Muhammad Yamin menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi bagi dirinya bersama para guru untuk terus meningkatkan kinerja. Menurutnya, tantangan pendidikan di SLB memiliki karakteristik tersendiri sehingga diperlukan kesabaran, ketelatenan, kreativitas, serta komitmen yang kuat dari seluruh tenaga pendidik.
Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi kesempatan bagi SLB Negeri 1 Dompu untuk memperkuat kebersamaan antara siswa, guru, dan seluruh keluarga besar sekolah. Meski rangkaian utama peringatan Hari Kemerdekaan telah berlalu, semangat bulan Agustus di lingkungan sekolah diharapkan tetap terjaga.
"Walaupun peringatan Hari Kemerdekaan sudah selesai, suasana Agustus tetap menyala di SLB Negeri 1 Dompu," pungkas Muhammad Yamin.
Melalui kegiatan perlombaan, prestasi sekolah, serta persiapan akreditasi yang dilakukan secara bersama-sama, SLB Negeri 1 Dompu menunjukkan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, menyenangkan, dan mampu memberikan ruang bagi setiap siswa untuk berkembang sesuai potensi yang dimilikinya. (KS-BEDO)



0 Komentar