Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Babinsa Desa Matua Dampingi Pendistribusian MBG di SDN 28 Woja, Pastikan Program Berjalan Aman dan Tepat Manfaat

SINDO DOMPU - Babinsa Desa Matua, Sertu Nurdin, S.H., melaksanakan pendampingan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 28 Woja, Seleparang Timur, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 10.14 WITA. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan proses distribusi makanan bergizi berjalan tertib, aman, serta dapat memberikan manfaat bagi para murid dan guru di lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Nurdin tidak hanya melakukan pemantauan terhadap proses pendistribusian MBG, tetapi juga memberikan edukasi kepada para murid dan guru. Edukasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman seluruh warga sekolah mengenai pentingnya program MBG sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik.

Pendampingan dilakukan sejak proses penerimaan makanan hingga pelaksanaan kegiatan makan di lingkungan sekolah. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat membantu memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sesuai ketentuan dan tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar yang sedang berlangsung.

Sertu Nurdin juga menyampaikan mengenai adanya aturan baru dalam pelaksanaan MBG, di mana para guru diperbolehkan mencicipi makanan bergizi terlebih dahulu sebelum makanan tersebut dikonsumsi oleh para murid. Ketentuan tersebut disampaikan mengacu pada arahan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sudaryono, terkait pelaksanaan dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis.

Menurut Sertu Nurdin, keterlibatan guru dalam proses penerimaan dan pengecekan makanan menjadi bagian penting untuk memastikan makanan yang diterima dalam kondisi baik sebelum dibagikan kepada peserta didik. Karena itu, para guru diharapkan proaktif ketika menerima distribusi MBG dan turut memperhatikan kondisi makanan sebelum dikonsumsi bersama oleh para murid.

Ia juga mengedukasi para siswa agar membiasakan diri mengonsumsi makanan bergizi dan tidak menyia-nyiakan makanan yang telah diberikan. Program MBG tidak hanya berkaitan dengan pemberian makanan, tetapi juga diharapkan dapat membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pola makan yang sehat dan bergizi bagi pertumbuhan serta mendukung konsentrasi siswa dalam mengikuti pembelajaran.

Di sisi lain, pihak sekolah diharapkan terus memberikan pendampingan kepada siswa selama pelaksanaan makan bersama. Guru memiliki peran penting dalam mengarahkan siswa agar tertib, menjaga kebersihan, serta memastikan makanan dikonsumsi dengan baik sesuai dengan tujuan program.

Pendampingan Babinsa tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara unsur kewilayahan dan pihak sekolah dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program pemerintah di bidang pemenuhan gizi peserta didik. Koordinasi yang baik antara petugas, sekolah, guru, dan seluruh pihak terkait dinilai penting agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal.

Dengan adanya pengawasan dan edukasi secara langsung di lingkungan sekolah, pelaksanaan pendistribusian MBG di SDN 28 Woja berlangsung lancar dan aman. Aktivitas belajar mengajar di sekolah juga tetap berjalan sebagaimana mestinya tanpa adanya gangguan berarti.

Sertu Nurdin menegaskan pentingnya peran aktif seluruh pihak, khususnya para guru, dalam memastikan makanan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para murid. Dengan keterlibatan bersama, program MBG diharapkan tidak hanya terlaksana secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan, pertumbuhan, dan kesiapan siswa dalam mengikuti proses pendidikan.(KS-YUN)

Posting Komentar

0 Komentar