Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Polsek Dompu Gerak Cepat Redam Keributan Warga di Desa Mbawi, Perselisihan Berakhir Damai Melalui Musyawarah

SINDO DOMPU – Jajaran Polsek Dompu bergerak cepat meredam keributan yang melibatkan warga Dusun Owo dan Dusun Ragi, Desa Mbawi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Perselisihan yang diduga dipicu kesalahpahaman saat hiburan organ tunggal itu sempat berkembang menjadi perkelahian antarkelompok warga.

Respons cepat aparat kepolisian berhasil mencegah situasi berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Kapolsek Dompu, IPDA Sarbani, bersama personel piket segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, memberikan imbauan kepada masyarakat, sekaligus membangun komunikasi dengan para tokoh setempat guna meredam ketegangan.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun kepolisian, keributan bermula ketika seorang warga Dusun Ragi berinisial M (sekitar 17 tahun) naik ke atas panggung untuk berjoget. Polisi menyebut yang bersangkutan diduga berada di bawah pengaruh minuman keras sehingga aksinya dinilai mengganggu jalannya hiburan.

Sejumlah pemuda dari Dusun Owo kemudian memberikan teguran agar kegiatan tetap berlangsung tertib. Namun, teguran tersebut diduga memicu adu mulut yang kemudian berujung pada aksi pemukulan terhadap salah seorang pemuda Dusun Owo.

Peristiwa itu dengan cepat memancing kedatangan warga dari kedua dusun ke lokasi kejadian. Situasi semakin memanas hingga terjadi aksi saling serang antarkelompok. Setelah keributan berhasil diredam, warga dari masing-masing dusun sempat berkumpul di wilayahnya masing-masing untuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan susulan.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah warga mengalami luka-luka. Dari Dusun Owo tercatat dua korban, yakni Julkarnain (35) dan Rian (23). Sementara dari Dusun Ragi terdapat tiga korban, yaitu Tono (30), Hermansyah (sekitar 38), dan M (sekitar 17).

Mengetahui adanya keributan, Kapolsek Dompu bersama anggota piket langsung mendatangi kedua dusun yang terlibat. Polisi mengimbau seluruh warga agar menahan diri, tidak mudah terprovokasi, tidak melakukan aksi balasan, serta menyerahkan penyelesaian persoalan kepada pihak berwenang.

Sekitar pukul 19.40 WITA, aparat kepolisian mengamankan pihak-pihak yang terlibat dan membawa mereka ke Mapolsek Dompu. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan situasi sekaligus memberikan ruang bagi proses mediasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Di Mapolsek Dompu, Kapolsek bersama Bhabinkamtibmas Desa Mbawi serta tokoh masyarakat dari Dusun Owo dan Dusun Ragi memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak. Dalam suasana yang kondusif, masing-masing pihak diberikan kesempatan menyampaikan permasalahan yang terjadi dan mencari solusi melalui musyawarah.

Hasilnya, kedua belah pihak sepakat mengakhiri perselisihan secara kekeluargaan. Sekitar pukul 21.50 WITA, kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan perdamaian yang ditandatangani oleh kedua pihak sebagai bentuk komitmen untuk tidak mengulangi peristiwa serupa.

Kapolsek Dompu, IPDA Sarbani, mengapresiasi sikap kedua belah pihak yang memilih menyelesaikan persoalan melalui jalan damai.

Kami mengapresiasi kedua belah pihak yang memilih menahan diri dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Yang paling penting setelah adanya kesepakatan ini adalah tidak ada lagi aksi balasan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi," ujar IPDA Sarbani.


Ia menegaskan, kepolisian tidak menginginkan persoalan yang bermula dari gesekan antarindividu berkembang menjadi konflik antarkelompok maupun antarwilayah. Oleh karena itu, pendekatan persuasif dan langkah pengamanan terus dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Selain itu, Polsek Dompu juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda dari kedua dusun. Bhabinkamtibmas Desa Mbawi turut diarahkan untuk terus melakukan sambang, pemantauan, dan deteksi dini guna mencegah munculnya kembali potensi konflik.

IPDA Sarbani juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya serta menghindari tindakan main hakim sendiri.

Kalau ada persoalan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Jangan mengambil tindakan sendiri karena dapat memperbesar masalah. Mari kita jaga bersama keamanan Desa Mbawi dan menghormati kesepakatan damai yang sudah dibuat," tegasnya.

Kesepakatan damai yang tercapai pada malam itu menjadi langkah penting dalam meredakan ketegangan antara warga Dusun Owo dan Dusun Ragi. Hingga saat ini, Polsek Dompu tetap melakukan pemantauan di wilayah tersebut sebagai langkah antisipasi agar situasi yang telah kondusif tetap terjaga.(KS-YUN)

Posting Komentar

0 Komentar