Hot Posts

6/recent/ticker-posts

SMPN 1 Dompu Matangkan Program Strategis 2026/2027, Pembenahan Sarana dan Kelas Tahfiz Jadi Prioritas

SINDO DOMPU - Menyongsong Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 1 Dompu terus mematangkan berbagai program strategis sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Program tersebut difokuskan pada pembenahan sarana dan prasarana, peningkatan kenyamanan lingkungan sekolah, serta penguatan pendidikan karakter berbasis keagamaan sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas Pemerintah Kabupaten Dompu.

Kepala SMP Negeri 1 Dompu, Drs. Edy Suryansah, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2026), mengatakan bahwa pembenahan fasilitas dasar menjadi fokus utama yang sedang dilakukan pihak sekolah. Menurutnya, lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, dan nyaman merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran.

"Hal pertama yang saya soroti adalah persoalan kebersihan. Kebersihan merupakan kebutuhan mendasar, terutama terkait ketersediaan air bersih dan fasilitas toilet. Memang saat ini belum sepenuhnya sempurna, tetapi kami terus melakukan pembenahan secara bertahap karena kebersihan adalah hal yang tidak bisa ditawar," ujar Edy Suryansah.

Selain membenahi sanitasi, SMPN 1 Dompu juga meningkatkan sistem penerangan di lingkungan sekolah. Sejumlah lampu sorot berkekuatan 300 watt telah dipasang di beberapa titik strategis, mulai dari halaman sekolah, area pagar depan hingga sisi yang menghadap ke Simpang Tiga yang sebelumnya minim pencahayaan.

Menurutnya, peningkatan fasilitas penerangan bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman, terutama saat terdapat kegiatan hingga sore atau malam hari. Ke depan, pihak sekolah juga berencana menambah satu tiang lampu di sisi timur sekolah agar seluruh area mendapatkan pencahayaan yang merata.

Tidak hanya fokus pada pembenahan fisik, SMPN 1 Dompu juga tengah mempersiapkan program unggulan berupa Kelas Tahfiz Al-Qur'an. Program tersebut dirancang untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur'an.

Menurut Edy Suryansah, program tersebut akan mulai direalisasikan setelah usulan revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat terealisasi dalam beberapa bulan mendatang. Berbagai fasilitas pendukung juga akan disiapkan, mulai dari ruang belajar yang representatif, sistem keamanan, hingga perangkat pembelajaran berbasis teknologi seperti laptop, LCD proyektor, dan speaker aktif.

"Kami ingin menghadirkan program yang berkualitas. Karena itu diperlukan dukungan seluruh pihak, terutama komite sekolah dan para orang tua siswa. Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan program ini," katanya.

Ia menambahkan, pengembangan Kelas Tahfiz Al-Qur'an merupakan bentuk dukungan sekolah terhadap visi Bupati Dompu dalam membangun generasi yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

"Sesuai arahan Bapak Bupati, anak-anak harus mampu membaca dan memahami Al-Qur'an. Insyaallah program ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari upaya mewujudkan Dompu yang religius dan Dompu Maju," tambahnya.

Sementara itu, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Dompu juga terus berjalan dengan berbagai kegiatan edukatif. Memasuki hari keempat, peserta didik baru mengikuti sejumlah agenda yang bertujuan menanamkan karakter disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, serta rasa tanggung jawab sebagai warga sekolah.

Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah gerakan kebersihan lingkungan sekolah, di mana seluruh peserta MPLS bersama guru dan panitia bergotong royong membersihkan ruang kelas, halaman, taman, dan area sekitar sekolah. Selain itu, siswa juga mengikuti berbagai kegiatan pembinaan karakter, pengenalan budaya sekolah, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak dini.

Melalui rangkaian program pembenahan fasilitas dan pelaksanaan MPLS yang sarat nilai edukatif, SMPN 1 Dompu berharap mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, religius, serta melahirkan peserta didik yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.(KS-BEDO)

Posting Komentar

0 Komentar