SINDO DOMPU - Setelah kurang lebih enam tahun menanti perbaikan akses jalan, masyarakat Desa Woko, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, akhirnya menyaksikan dimulainya pembangunan Jembatan Armco yang diharapkan menjadi solusi atas persoalan infrastruktur yang selama ini menghambat mobilitas warga.
Pembangunan jembatan tersebut mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 1614-03/Hu'u Kodim 1614/Dompu, Serka Bis'ud, yang turun langsung ke lokasi pada Minggu (12/7/2026). Kehadiran Babinsa merupakan bagian dari dukungan TNI Angkatan Darat terhadap percepatan pembangunan di wilayah binaan sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.
Selama bertahun-tahun, kondisi akses jalan di lokasi tersebut mengalami kerusakan sehingga tidak layak dilalui. Akibatnya, aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian, perjalanan menuju pusat pelayanan, hingga kegiatan perekonomian, kerap mengalami kendala.
Pembangunan Jembatan Armco diharapkan mampu menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar. Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jembatan tersebut juga diyakini akan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian.
Di sela kegiatan, Serka Bis'ud mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap pembangunan di wilayah binaan merupakan bentuk komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
"Kehadiran Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial. Kami siap mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga," ujar Serka Bis'ud.
Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga jembatan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak terlepas dari kerja sama dan semangat gotong royong antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Armco ini, warga Desa Woko menaruh harapan besar agar persoalan akses yang telah berlangsung selama enam tahun dapat segera teratasi. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi infrastruktur yang mampu menunjang aktivitas masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga di Desa Woko dan wilayah sekitarnya.(KS-YUN)



0 Komentar