Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Transformasi SMPN 2 Woja: Pembenahan Infrastruktur dan Peningkatan Mutu Pendidikan Jadi Prioritas

SINDO DOMPU - Upaya pembenahan menyeluruh di SMP Negeri 2 Woja terus dilakukan dalam beberapa tahun terakhir di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Muhammad Agungsyah, S.Pd. Sejak awal menjabat, ia memprioritaskan perbaikan infrastruktur sekolah serta peningkatan kualitas sumber daya manusia guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa.

Saat pertama kali menjabat sekitar empat tahun lalu, Muhammad Agungsyah melihat kondisi fisik sekolah, khususnya di bagian belakang, dalam keadaan kurang terawat dan kumuh. Rumah penjaga sekolah bahkan sudah lama tidak diperbaiki. Melihat kondisi tersebut, langkah awal yang dilakukan adalah membenahi fasilitas dasar dengan membangun kembali rumah penjaga secara permanen. Upaya ini kemudian diperkuat dengan pengajuan anggaran ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora), hingga akhirnya bantuan berhasil diperoleh dan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik.

"Pada awal saya masuk, kami fokus membenahi bagian yang paling mendesak terlebih dahulu. Alhamdulillah, rumah penjaga sekarang sudah permanen dan lingkungan sekolah terlihat jauh lebih rapi dan tidak kumuh lagi," ungkapnya.

Tidak hanya itu, pada tahun kedua kepemimpinannya, perhatian juga diarahkan pada kondisi lapangan sekolah. Lapangan upacara dan lapangan voli sebelumnya kerap tergenang air saat musim hujan, sehingga menghambat kegiatan olahraga dan pelaksanaan upacara bendera. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah berinisiatif memasang paving block di seluruh area lapangan. Program ini terealisasi setelah memperoleh dukungan anggaran melalui dana reses anggota DPR.

Pembenahan juga dilakukan pada aspek keamanan sekolah. Kondisi pagar sekolah yang sebelumnya roboh sepanjang lebih dari 100 meter dinilai membahayakan dan berpotensi memicu siswa keluar masuk tanpa pengawasan. Guna menciptakan lingkungan yang aman dan mencegah aksi bolos, pihak sekolah membangun kembali pagar keliling dengan tinggi sekitar dua meter di bagian tengah. Dengan adanya pagar tersebut, keamanan lingkungan sekolah menjadi lebih terjamin.

Selain infrastruktur, penataan taman sekolah juga menjadi bagian dari program prioritas. Lingkungan yang asri dan tertata rapi diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan belajar siswa sekaligus menciptakan suasana sekolah yang lebih hijau dan sehat.

Di bidang peningkatan mutu pendidikan, Muhammad Agungsyah menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi guru. Berbagai pelatihan rutin diselenggarakan guna meningkatkan kemampuan tenaga pendidik agar mampu mengikuti perkembangan metode pembelajaran. Selain itu, sekolah juga membentuk komunitas pelajar sebagai wadah pengembangan potensi siswa.

"Alhamdulillah komunitas pelajar yang kami bentuk berjalan dengan baik. Ini menjadi ruang bagi siswa untuk berkembang, berkolaborasi, dan meningkatkan kreativitas mereka," jelasnya.

Dalam upaya pembinaan siswa, pihak sekolah turut menjalin kerja sama dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta pihak kelurahan. Kolaborasi ini dilakukan untuk menangani berbagai persoalan, termasuk pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah serta pembinaan karakter siswa.

Selama empat tahun masa kepemimpinannya, Muhammad Agungsyah mengaku seluruh capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama solid antara guru, staf tata usaha, dan seluruh warga sekolah. Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 2 Woja, baik dari sisi akademik maupun non-akademik.

"Semua ini adalah hasil kerja bersama. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, baik untuk siswa maupun guru, demi kemajuan sekolah ke depan," pungkasnya. (KS-BEDO)

Posting Komentar

0 Komentar