SINDO MATARAM - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji Kloter 4 asal Kabupaten Bima di Aula Bir Ali 1 Asrama Haji Lombok, Sabtu (25/04).
Pelepasan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para jemaah, petugas haji, serta sejumlah pejabat daerah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pemberangkatan jemaah haji NTB tahun 2026 menuju Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Wagub NTB menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jemaah untuk menunaikan ibadah haji. Ia menegaskan bahwa panggilan berhaji bukan semata karena kemampuan finansial atau kedudukan sosial, melainkan atas kehendak Allah SWT.
Sebanyak lebih dari 391 jemaah yang tergabung dalam Kloter 4 diimbau untuk menjaga kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Jemaah yang lebih muda dan dalam kondisi fisik baik diminta untuk membantu jemaah lanjut usia (lansia) serta mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
"Seluruh jemaah diminta untuk mematuhi arahan petugas haji, menjaga kesehatan, serta memperbanyak zikir dan doa selama berada di Tanah Suci," ujar Wagub.
Ia juga menekankan pentingnya solidaritas antarjemaah, mengingat seluruh peserta haji kini menjadi satu keluarga besar tanpa sekat perbedaan daerah. Sikap saling menjaga, membantu, dan mengingatkan diharapkan dapat tercipta selama pelaksanaan ibadah.
Rombongan jemaah haji Kloter 4 dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Lombok menuju Madinah Al-Munawarah. Setibanya di lokasi tujuan, para jemaah diharapkan dapat memanfaatkan waktu dengan baik, termasuk melaksanakan ibadah arbain secara istiqamah.
Selain itu, petugas kesehatan disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada jemaah apabila mengalami keluhan selama perjalanan maupun saat menjalankan ibadah.
Pada kesempatan yang sama, Wagub juga menyampaikan salam dan doa dari Gubernur NTB kepada seluruh jemaah agar diberikan kelancaran, kesehatan, serta perlindungan selama menjalankan ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Kegiatan pelepasan ini menjadi bentuk dukungan dan perhatian pemerintah daerah terhadap kelancaran pelaksanaan ibadah haji bagi masyarakat NTB, khususnya jemaah asal Kabupaten Bima. (KS)


0 Komentar