SINDO JAKARTA - Seusai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (02/02/2026), Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE langsung melanjutkan agenda strategis dengan melakukan kunjungan kerja dan audiensi ke Kementerian Pertanian RI, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rabu (04/02/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Dompu didampingi Kepala BPKAD Dompu Muhammad Syahroni, SP., MM, Kabag Prokopim Setda Dompu Agus Miswara, S.STP, serta Ketua KONI Dompu Asrulllah, ST.
Bupati Dompu Bambang Firdaus menyampaikan, audiensi ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Dompu dalam mendorong kemajuan sektor peternakan dan kesehatan hewan di daerah.
"Hari ini kami berkunjung di Kementerian Pertanian RI menemui Direktur Hilirisasi Peternakan Dr. drh. Makmun, M.Sc dan Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak (Bitpro) DR. Harry Suhada, S.Pt., M.Sc IPU untuk membahas akselerasi program prioritas sektor peternakan di Kabupaten Dompu tahun 2026," jelasnya.
Bupati menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci agar program prioritas dapat berjalan lebih cepat dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.
"Optimis akselerasi program dan kolaborasi ini membawa dampak besar bagi kesejahteraan petani dan peternak Indonesia khususnya di Kabupaten Dompu," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Hilirisasi Peternakan Dr. drh. Makmun, M.Sc menyampaikan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap Dompu, mengingat daerah tersebut memiliki potensi besar, termasuk kawasan pelepasan ternak yang luas seperti Doro Ncanga.
"Kami dari Kementerian Pertanian Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan sangat konsen dengan Dompu, apalagi Dompu punya kawasan pelepasan ternak yang sangat luas yakni Doro Ncanga," ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, seiring meningkatnya populasi ternak setiap tahun, Kementerian Pertanian akan mengupayakan pembentukan unit pelayanan teknis (UPT) khusus untuk Kabupaten Dompu.
"Populasi hewan ternak tiap tahun semakin tinggi, melihat kondisi ini kami Kementan akan mengupayakan UPT tersendiri khusus Kabupaten Dompu. Kami berencana membentuk Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) di tahun 2026,” jelasnya.
Menurutnya, pembentukan UPT tersebut akan memperkuat koordinasi dan mempercepat pelaksanaan program peternakan antara pusat dan daerah.
"Hal ini kami upayakan agar koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Dompu dan Kementerian Pertanian terkait peternakan lebih dekat dan cepat," pungkasnya. (KS-YUN)



0 Komentar