SINDO DOMPU - Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, pada Rabu (7/1/2026), menyebabkan debit air sungai di sekitar SMP Negeri 1 Pajo meningkat tajam hingga meluap ke area sekolah. Air bahkan sempat mencapai gerbang utama sekolah, menimbulkan potensi gangguan terhadap aktivitas dan fasilitas pendidikan.
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung selama beberapa jam. Luapan sungai yang berada tepat di sisi sekolah mengalir deras ke halaman sekolah dan mengancam ruang-ruang utama, seperti ruang kelas dan kantor guru.
Menanggapi kondisi darurat itu, Kepala SMP Negeri 1 Pajo, Nurdin Muhammad, S.Pd., turun langsung ke lokasi untuk memantau situasi dan memimpin langkah-langkah penanganan. Ia segera mengoordinasikan guru dan penjaga sekolah guna melakukan upaya pencegahan agar air tidak masuk lebih jauh ke area inti sekolah.
Dengan peralatan seadanya, seluruh unsur sekolah bergotong royong mengarahkan aliran air, membuat tanggul sementara, serta membersihkan saluran air agar luapan sungai dapat dikendalikan. Langkah cepat tersebut dilakukan di tengah hujan yang masih mengguyur wilayah setempat.
"Keselamatan dan kenyamanan lingkungan sekolah menjadi prioritas utama. Kami bergerak bersama agar air tidak sampai merusak fasilitas dan mengganggu aktivitas belajar mengajar," ujar Nurdin Muhammad saat memantau kondisi di lokasi.
Upaya darurat yang dilakukan secara kolektif tersebut membuahkan hasil. Meskipun air sempat menggenangi area luar sekolah, ruang kelas dan fasilitas utama berhasil diamankan dari genangan banjir.
Kepala SMP Negeri 1 Pajo menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan penjaga sekolah atas respons cepat dan kepedulian mereka dalam menghadapi situasi tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kepedulian semua pihak. Kebersamaan ini menjadi kunci dalam menghadapi kondisi darurat," tambahnya.
Peristiwa ini mencerminkan kesiapsiagaan dan tanggung jawab warga SMP Negeri 1 Pajo dalam menjaga aset pendidikan di tengah ancaman cuaca ekstrem. Kepemimpinan yang responsif serta semangat gotong royong dinilai menjadi faktor utama keberhasilan penanganan luapan air tersebut .(KS-YUN)



0 Komentar