SINDO DOMPU - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 tetap tumbuh di lingkungan Sekolah Luar Biasa (SLB) Al-Khilaf, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Meski peringatan kemerdekaan dilaksanakan secara sederhana, pihak sekolah tetap berupaya menanamkan nilai nasionalisme dan kebersamaan kepada para siswa sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.
SLB Al-Khilaf merupakan sekolah luar biasa swasta yang memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pihak sekolah memilih melaksanakan sejumlah kegiatan sederhana di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut disesuaikan dengan kondisi siswa agar tetap dapat mengikuti suasana perayaan kemerdekaan dengan nyaman dan penuh kegembiraan.
Muhammad Adhar, S.Pd., saat dikonfirmasi media ini pada Sabtu (22/8/2026), mengatakan bahwa kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI di sekolah dilaksanakan secara sederhana. Meski demikian, menurutnya, keterbatasan kondisi siswa tidak menjadi penghalang bagi pihak sekolah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap bangsa.
"Kami lakukan kegiatan biasa saja seperti main bola bersama dan kegiatan makan kerupuk di areal sekolah," kata Muhammad Adhar.
Menurutnya, kegiatan sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memberikan ruang kepada siswa untuk merasakan suasana peringatan kemerdekaan. Selain sebagai hiburan, kegiatan bersama juga diharapkan dapat membangun rasa percaya diri, kebersamaan, serta interaksi positif antara siswa dan para guru.
Ia menegaskan, selain kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI, aktivitas belajar mengajar di SLB Al-Khilaf tetap berjalan. Para guru pengajar disebut tetap aktif melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) sebagai bagian dari tanggung jawab sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa.
"Alhamdulillah, guru-guru pengajar tetap aktif melaksanakan kegiatan KBM," ujarnya.
Muhammad Adhar menjelaskan, pihak sekolah juga terus berupaya menjaga kehadiran siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membantu menjemput siswa agar dapat datang ke sekolah dan mengikuti kegiatan pembelajaran.
"Kami selalu aktif setiap menjemput siswa-siswi, mendatangkan ke sekolah. Tetap berusaha mendatangkan mereka ke sekolah," ungkapnya.
Ia menyadari bahwa memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa SLB memiliki tantangan tersendiri. Kondisi siswa yang berbeda dengan peserta didik pada umumnya membutuhkan perhatian, kesabaran, serta pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.
"Kita juga tidak bisa pungkiri karena siswa ini berbeda dengan siswa biasanya. Dengan keterbatasan mereka, kami selalu hadir memberikan yang terbaik bagi siswa kami yang istimewa dan khusus," tuturnya.
Selain menjalankan kegiatan pendidikan, pihak sekolah juga berupaya melakukan pembenahan terhadap fasilitas pendukung di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui pembangunan pagar sekolah yang dinilai penting untuk mendukung keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan.
Tidak hanya itu, sekolah juga melakukan pengeboran air untuk menunjang kebutuhan guru dan siswa. Ketersediaan air menjadi salah satu fasilitas penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah, terutama untuk kebutuhan kebersihan dan kegiatan lainnya.
Berbagai upaya tersebut menunjukkan bahwa perhatian pihak SLB Al-Khilaf tidak hanya tertuju pada proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga pada penyediaan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kebutuhan siswa.
Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, semangat nasionalisme di SLB Al-Khilaf tidak harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Melalui aktivitas sederhana, kebersamaan antara guru dan siswa, serta komitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik, nilai-nilai kemerdekaan tetap dapat ditanamkan.
Pihak sekolah berharap dukungan terhadap pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus terus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Dengan dukungan tersebut, SLB Al-Khilaf dapat terus memberikan layanan pendidikan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.(KS-BEDO)



0 Komentar