SINDO DOMPU - Bencana angin puting beliung menerjang dua wilayah di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Jumat (03/04/2026) sekitar pukul 14.15 WITA. Peristiwa ini terjadi menjelang konser Dewa 19 yang rencananya digelar di daerah tersebut.
Dua wilayah terdampak yakni Kelurahan Dorotangga dan Desa Manggeasi, Kecamatan Dompu. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba disertai hujan deras mengejutkan warga setempat, ditandai dengan suara gemuruh angin yang cukup kuat.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah pohon besar tumbang di kawasan cabang lampu merah serta di depan Makodim 1614 Dompu. Pohon-pohon yang tumbang tersebut menutup badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas dari arah Kodim menuju Taman Kota Dompu sempat terisolasi.
Selain menghambat akses jalan, puting beliung juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum di sekitar taman kota. Beberapa kendaraan dilaporkan tertimpa pohon tumbang. Meski demikian, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kerusakan juga terjadi pada rumah warga dan warung di sekitar lokasi. Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan yang diterjang angin kencang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, warga dan pengguna jalan sempat memadati lokasi kejadian untuk melihat langsung dampak bencana. Hingga kini, total kerugian materiil masih dalam pendataan pihak terkait.
Salah seorang warga menyebutkan, angin datang secara mendadak dan merobohkan sejumlah pohon serta merusak fasilitas di sekitarnya.
"Angin puting beliung dan hujan deras ini datang tiba-tiba, sehingga banyak pohon tumbang dan merusak rumah warga," ujarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu, Moh. Saukani, S.Sos, langsung turun ke lokasi untuk memantau penanganan. Ia menginstruksikan jajarannya agar segera membersihkan pohon tumbang yang menghalangi jalan.
"Saya perintahkan anggota agar bekerja dengan hati-hati dan secepatnya menyingkirkan pohon yang menutup jalan utama agar arus lalu lintas kembali normal," kata Saukani.
Upaya penanganan juga melibatkan berbagai pihak, termasuk petugas dari PLN Rayon Dompu, Satlantas, Dinas Perhubungan, serta personel Kodim 1614 Dompu. Untuk mengurai kemacetan, arus lalu lintas dialihkan sementara ke jalur alternatif menuju Jalan Ompu Beko.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Dompu dan sekitarnya.(KS-YUN)



0 Komentar